BOBBY MEIDIANTO [JAGUAR][AGENT007][DEN HARIN].
BOBBY MEIDIANTO “JAGUAR”.
Ia adalah seorang mantan Anti Teror & Inteligent Indonesia, yg paling yahud.
SUAMI MEUTYA HAFID [REPORTER TV YG PERNAH DI SANDERA DI IRAK & MENGARANG BUKU 168 JAM di sandera].
NAMA ASLI: BOBBY MEIDIANTO,
LAHIR : SOLO, 02 MEI 1968.
KTP : PANULARAN RT 01 RW 07 LAWEYAN SOLO. 57149.
TELP.: +62-881-293-2722 [ INTERLOKAL : +62-0271-293-2722 ].
[No. SMART >>HP BARU BOBBY yg pertama] .
[SEBELUMNYA 2006-2007 : +62-899-520-8349, DAN 2008 SMART +62-881-292-4235 TIDAK LAGI DI PAKAI].
Siapapun takkan mengira kalau tidak membaca ini ataupun mengetahui dari orang2 yg pernah melihat n baca weblog ini.
Asal Solo, kelahiran 2 Mei 1968, sama hari n tanggal dan jam lahirnya dengan artis film Inggris pemeran film Tuxedo dan Kotaro Sindo yaitu: Shania Twain (foto dlm Bobby profiles.friendster).
Kenapa ia begitu kami istimewakan? kisah Perjalanan hidupnya dari sejak kecil malah saat akan lahir hingga saat ini sungguh amat luar biasa. Bahkan bisa di bilang penuh di selimuti mistik/gaib.
Lahir dari lingkungan keluarga yang tergolong terpandang, berkuasa, dan kaya namun tidak pernah menyombongkan kekayaan orang tanya, bahkan kehidupan pribadinya penuh kesederhanaan, bahkan saat ini malah ia memilih hidp sebagai gelandangan dan tidak tinggal di rumah Orang tuanya yang kaya.
Hingga banyak orang yang tidak mengetahui dan mengenalnya sejak ia kecil, sering mencemoohnya dan mengatai ia sebagai orang gila, sinting, dan hanya menipu saja atau sebagai orang yang hanya mengaku sbagai anak orang kaya.
Untuk sementara keterangan dirinya lebih lengkap dapat anda lihat di halaman lain dan links lainnya dalam weblogs ini.
Apa kehebatan dirinya itu? Seperti halnya para anggota Detasemen Harimau Indonesia lainnya, ia juga termasuk tokoh SAKTI.
Saat kecil sring menunjukkan keanehan, bahkan tanpa belajar dari siapapun ia menjadi seorang joki pacuan kuda saat masih kelas 4 SD, lalu melihat dari kesibukannya di sekolah dengan hampir 15 macam kegiatan intra & ekstra kurikuler, ia masih dapat pacaran (apel) dengan beberapa cewe skaligus, dan juga menjalani pendidikan militer yang luar biasa ketat, tanpa ia kehilangan waktu belajar dan istirahat di rumah dan masih tetap jadi juara kelas dan sekolah. ( Keterangan dari teman2 & tetangganya saat ia masih sekolah, juga dari rekan2nya di Den Harin ).
AHLI BELA DIRI DALAM BEBERAPA ALIRAN : KUNG FU, JU JIT SU, KENDO, JET KUN DO, TAI CHI N PERNAPASAN PRANA.
AHLI SENJATA RAHASIA, DAN BEBERAPA JENIS SENJATA PUKUL DAN SAJAM. PELEMPAR PISAU KAWAKAN, MAHIR DALAM OLAH SENJATA API LARAS PENDEK DAN PANJANG, RINGAN MAUPUN BERAT.
BAHKAN SEBAGAI PILOT MIRAGE 2C & MIRAGE 2000, dlm Skwadron BIGCATS dg julukan FLYING DAGGER.
SEORANG SNIPER TANGGUH DAN HANDAL. DAN BANYAK LAGI LAINNYA.
Data Lengkap & fOTO LIHAT DI :
WWW.FRIENDSTER.COM/BOBBYMEIDIANTO,
www.geocities.com/cruseq91
http://bobbymeidianto.wordpress.com
http://bobbymeidianto.blog.friendster.com
http://kuncaramanik.wordpress.com
http://jaguardenharinagent.wordpress.com
www.geocities.com/signalizer2001/jaguar.html
Ayahanda Bobby Meidianto, Bernama ZULACHIR, adalah seorang Pria berasal dari Medan, Putra Ke 3 dari Baharudin Nasution [Chaniago] dg Siti Ramlah Nasution.
Pernah Mengikuti Pendidikan MILITER, namun lalu keluar / Desersi, dan lalu pindah pekerjaan ke Departemen Perpajakan dan bertugas di Dirjen Pajak Solo. Tahun 1994 di tugaskan sebagai Kepala KPP Cirebon, lalu antara tahun 1998-1999 pindah tugas ke Jakarta Hingga Pensiun th.2000.
Dua kali menikah, yang pertama dengan Ny. SRI RAHAYU [Putri ke 2 R.Ngabehi Setijo Sudjana, Kepala PU Solo] ibunda Bobby Meidianto, yg lalu bercerai setahun setelah Bobby Meidianto lahir.
Lalu Menikah lagi dengan istri kedua yaitu: Ny. Mastuti Wahyuning, Putri Dari KRT. Soemo….[Mas BOBBY lupa...namun dari kecil ia biasa memanggil dengan nama Mbah Soemo]. Perkawinan kedua ini, berputra beberapa orang, antara lain:
1. Subekti [meninggal].
2. Rohana & Rohani [meninggal].
3. Taufik Kelana [Opik].
4. Rohmali Zultan [Ayik].
5. Dyah Ika Sekarningtyas [Ika].
Bapak Zulachir ini meninggal th. 2008, seminggu sebelum Lebaran Idhul Fitri.
Catatan khusus: Sebuah kisah menarik bahwa, saat kelahiran Dyah Ika Sekarningtyas itu di tahun 1985-1987 kalau tidak keliru, Mas Bobby Meidianto ikut urun/nyumbang saran nama itu. Rencana nya dari Mbah Soemo tsb diatas, akan di beri nama: Dyah Eka Sekaring Tyas. Tapi Mas Bobby bilang, lebih manis kalo Jadi Dyah Ika Sekarningtyas [ Eka jadi Ika, dan Sekarningtyas= bunga hati/dambaan kalbu sekaligus panggilan akrab "Ning" dari ibundanya masuk di situ] [Mas Bobby terbiasa memanggil Ibu tirinya dg panggilan Bu Ning].
Ibunda Bobby Meidianto Bernama Sri Rahayu, Putri kedua Dari R.Ngabehi Setijo Sudjana [Kraton Kasunanan Solo] & R.Nganten Siti Sumarwah [Pura Mangkunegaran Solo].
Putri Pertama R.Ngabehi Setijo Sudjana, bernama Ir. Sri Sedjati , menikah dg Ir. Pradipto putra KRMT. Sutonegoro, Bupati Klaten saat itu. Selanjutnya bernama Ir.Hj. Sri Sedjati Pradipto. Banyak orang yg masih mengenal beliau khususnya di lingkungan Pertamina akrab memanggil Beliau dg panggilan Mbak Jati.
Ny. Sri Rahayu sendiri sebelum menikah dengan Zulachir, telah pernah menikah dan bercerai dengan Purnomo [masih kerabat dekat], berputra beberapa orang juga yaitu kakak2 mas Bobby antara lain:
1.Pongky.[Meninggal saat kecil]
2.Rita.[meninggal saat kecil].
3.Devi Rachyuanto [Ketuk].
4.Anna Faradiba [Anna].
Pernah bekerja di Departemen Pertahanan RI, sebagai Sekretaris di saat dipimpin oleh Jendral Sedharmono.
Namun tidak berapa lama keluar dan lalu bekerja di Tri Busana Solo, lalu pindah ke Dipenda SOLO. Saat itulah Ny. Sri Rahayu yg telah menjanda berkenalan dengan ZULACHIR dan lalu menikah.
Setelah bercerai, sempat ikut kakaknya di Pangkalan Brandan beberapa tahun [sampai tahun 1978/79], lalu sepulangnya dari sana bekerja di Perusahaan Batik Danar Hadi, milik seorang kawan sekolahnya yaitu: Bapak Santoso.
Di Perusahaan itulah, sebab sering mendapat tugas untuk mengikuti even show, sbg juru …apa yah? Mas Bobby bilang yg menyiapkan pakaian2 yg di pakai show, Ny. Sri Rahayu banyak kenalan dengan Peragawan dan peragawati2 Danar Hadi termasuk Khususnya: Okky Asokawati yg juga diam2 komplotnya kekasih mas Bobby, Dyah Permata Sari.
Ny. Sri Rahayu Meninggal di tahun 2004, dua minggu sebelum Gempa Bumi & tsunami Aceh.
Diberitakan, bahwa pelayat datang silih berganti, baik dari kalangan pejabat maupun kalangan rakyat biasa. Bahkan Pengantar ke makam pun juga berjubel, hampir2 seperti seorang pejabat yang meninggal.
Turut hadir di pemakaman tersebut, keluarga Jendral Wiranto, keluarga Jendral Darwo Sugondo, Keluarga Dalem Kalitan, keluarga Besar DPP Golkar Solo, Keluarga besar Kraton Kasunanan Solo [KGPHA Tedjowulan, KGPAA. Dipokusumo dll.], Keluarga Besar Pemda Solo, Dirjen Pajak Solo, Keluarga besar Mapolwil dan Mapoltabes Solo, Keluarga Besar Batik Danar Hadi Solo, Keluarga Kyahi Gapuk, dll.
DALAM ACARA PEMAKAMAN TSB BOBBY MEIDIANTO SEMPAT BERFOTO BERDUA DENGAN KGPA. DIPOKUSUMO [GUSTI DIPO], BERSEBELAHAN MENGAPIT MAKAM NY. SRI RAHAYU.
Catatan Tambahan:
Berita Duka Mengenai Meninggalnya Ibu Sri Rahayu ini di kirimkan juga langsung sore harinya setelah pemakaman, kepada diantaranya:
Mabes Polri, Mabes TNI, Istana Negara [ Presiden SBY], dan lalu juga SETNEG, KBRI Malaysia, KBRI USA, Dephan, Depkes, Depsos & beberapa lagi bahkan juga kepada Banyak Groups di Yahoo!.
Barangkali anda semua bingung kalau panggil Bobby Meidianto, ia punya banyak nama yg semua hampir tidak di sengaja ia bikin atau cari dan hampir semua mencerminkan dirinya .
Antara lain:
1. Bobby Meidianto : Adalah nama asli Pemberian dari Ayah Kandungnya. Bobby=Detective, Meidianto=Lahir di bulan Mei. Nama Panggilan di rumah: iie.
2. Hasan Madinah : Adalah Nama Pemberian dari Tuan Guru Haji Moh. Najmuddin Ponpes Darul Muhajirin Praya Loteng NTB, yg mengangkatnya sebagai cucu. Dari nama itu ia di panggil sebagai Ustads ADIN.
3. RM.Panji Soeryonagoro : Pemberian dari Kanjeng Sri Mangkunegoro I dan Kanjeng Sri Mangkunegoro III [IV?] tahun 1991-1992 secara gaib.
4. Joko Menangan : Pemberian nama dari Ketuk/ Devi Rachyuanto Kakak seibu Bobby Meidianto tahun 2000, Nama ini sebenarnya nama Devi sendiri yg berasal dari pemberian R. Ngabehi Setiyo Sudjana Kakeknya.
5. Mahespati Sambernyawa : Pemberian dari Kanjeng Sri Mangkunegoro I, yg bergelar Pangeran Sambernyawa. Nama untuk Bobby Meidianto itu adalah nama gelar kasenopaten [senapati].
6. Jaguar : Panggilan/code name di Den Harin. Mengadaptasi dari KRI Macan Tutul.
7. Flying Dagger & Bigcats 1: Panggilan saat menjalani latihan Fighting Pilot Mirage di Perancis dan Jordania. 1989 & 1993.
8. Masih Ada satu lagi yaitu: Tantya Murti, yang ini juga pemberian dari Arwah leluhurnya Eyang Sri Mangkunegoro IV apa Eyang Sri Mangkunegoro VI gitu, Mas Bobby lupa sih.
******
R. NGABEHI SETIJO SUDJANA Kakung Putri [Kakek-Nenek Mas Bobby yang dari Solo].
MENURUT KETERANGAN BOBBY, n Almarhumah ibunya dan beberapa orang lagi non keluarga:
Berasal dari Kebumen / Purworejo, Putra dari Eyang Condro [Abdi Keraton juga] , Trah Bagelen dan Trah Honggowongso.
Kakak Beradik berjumlah 6/12 orang [?], Diantara kakak dan adik2 nya Diantaranya adalah Kyahi Beskalan Solo, dan Berputra:
Jendral Darwo Sugondo, Laksmana Udara Adi Sumarmo, Dr. Suratiman [sp. THT], Mbak Heny Nogogini [Caleg PDIP Solo 2009 (3 Serangkai Solo) ].
R. Nganten Setijo Sudjana [ Eyang Setijo Putri] [Nama asli Siti Sumarwah], Berasal dari keluarga Mangkunegaran.
Kalau di hitung Mulai dari Sri Mangkunegara I [Eyang P. Sambernyawa], Maka Bobby Meidianto adalah Generasi ke 7-8. Lebih tua dari Generasi Gusti Jiwo [Sri Mangkunegara 9 sekarang; Ayahanda Paundra Karna Jiwo].
Putra R. Ngabehi Setijo Sudjana sendiri asli berjumlah 2 orang perempuan :
Ny. Sri Sedjati [ Ir.Hj. Sedjati Pradipto almh] [Mantan Kepala Pertamina Pangkalan Brandan, & Balikpapan & Samarinda] dan Ny.Sri Rahayu [ibunda Bobby Meidianto].
Beliau Bekerja sebagai Abdi Dalem Keraton Solo juga namun juga Menjabat sebagai Kepala PU Solo saat itu.
Rumah Kediaman Aslinya saat itu sebenarnya di Kampung Mertotulutan Solo, Namun akhirnya terpaksa pindah ke Tempelrejo Madyataman Solo itu, sebab hancur di berondong Tank/Panzer Belanda, sebab SLAMET RIYADI yg sahabat Jendral Darwo Sugondo beserta Jendral Darwo yg berdua kala itu masih muda remaja dan belum berpangkat, main ke rumah Eyang Bobby Meidianto itu, namun ketahuan mata2 Belanda dan lalu rumah itu di kepung. Sepeda Motor Harley/BSA milik Slamet Riyadi hasil rampasan , di sembunyikan di Pawuhan [ tempat sampah kuno ]. Karena tak keluar juga maka tentara Belanda yg mengepun tempat itu menembaki secara membabi buta tempat itu dan begitulah ceritanya. Namun hebatnya , tak ada jatuh korban satupun dari keluarga Setijo Sudjana Tsb.
Terkenal amat sangat Sosial bahkan sampai akhir hayat beliau, banyak orang ditolongnya tanpa pamrih untuk jadi orang berguna dan berkehidupan baik, Bahkan hingga saat Meninggal pun beliau hidup dalam kondisi kekurangan.
Seorang yang di tolongnya adalah Bapak Suyatno almarhum, yaitu seorang dari buruh PU juga yang lalu bahkan sampai Bapak Suyatno meninggal itupun setelah menjadi pensiun dari jabatannya sebagai kepala PU SOLO juga.
Keluarga Bapak Suyatno dg keluarga Bobby menjadi saudara , dan seperti Ayah dan anaknya Bobby Meidianto dg Bapak Suyatno almarhum, begitu pula dengan Putra Putrei Bapak Suyatno itupun Bobby seperti adik kakak saja.
Sifat itupun menurun kepada Bobby dan kakak2nya termasuk kepada Ketuk/Devi Rahcyuanto.
Bobby Sendiri bukan sekali dua rela berhutang kepada orang lain untuk membiayai pernikahan kawan2nya dan biaya opname di RS kawan2nya.
Begitu juga dengan Ny. Ir.Hj. Sri Sedjati Pradipto, kakak dari Ny. Sri Rahayu Itu.